Asal Usul Padukuhan Jetis Baran

December 12, 2025

DAPOBUD-OPK: Tradisi Lisan,

Pangeran Cempo merupakan seorang leluhur dari Jetis Baran yang menjadi
cikal bakal berdirinya padukuhan tersebut. Dalam sejarahnya, Pangeran Cempo
merupakan putra dari salah satu raja Majapahit bersama salah satu selirnya yang
berasal dari Campa (Vietnam). Latar belakang kejadian adalah terjadinya perang
paregreg dalam kekuasaan Majapahit yang mana Pangeran Cempo kalah dalam
pertarungan sehingga pergi dari wilayah kekuasaan. Meski demikian, Pangeran Cempo sangat dihormati oleh prajuritnya, salah satunya Joko Umbaran. Pangeran Cempo berkelana hingga sampai di Candi Karang dan jejak tapak tilasnya saat ini dijadikan sebuah monumen. Pangeran Cempo kemudian wafat di Jetis Baran
bersama Joko Umbaran. Asal usul nama Jetis Baran yaitu “jetis” adalah sebuah
perkembangan/syiar pertama Islam dan “baran” berarti Joko Umbaran.

Makam Pangeran Cempo (Campa) diyakini berada di Padukuhan Jetis
Baran, tepatnya berlokasi di Sasanalaya Baran. Alasan Pangeran Cempo sangat
dihormati oleh warga karena merupakan leluhur dan cikal bakal dari terbentuknya
padukuhan tersebut. Berdasarkan wawancara dengan narasumber yaitu Pak Sigit (Ketua Forum Budaya Ngaglik), Pangeran Cempo singgah di berbagai tempat seperti di Padukuhan Candi Karang dan Padukuhan Jetis Baran yang menjadi tempat singgah terakhir. Makam tersebut dirawat oleh juru kunci makam serta
menjadi tempat ziarah dan berdoa para Tionghoa di jam 2 dini hari yang meyakini
Pangeran Cempo merupakan leluhurnya. (sumber : Laporan kegiatan Magang Aurora
UGM-2025)