SARDONOHARJO – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan “Padukuhan Wonosobo Bersholawat” yang dilaksanakan di Lapangan Voli Selokerto, Padukuhan Wonosobo, Kalurahan Sardonoharjo, pada Sabtu, 12 September 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh LPMKal Sub Unit Padukuhan Wonosobo sebagai salah satu bentuk kegiatan keagamaan sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Padukuhan Wonosobo.
Acara diawali dengan sambutan dari LPMKal Sub Unit Padukuhan Wonosobo selaku penyelenggara, dilanjutkan dengan sambutan Dukuh Wonosobo. Dalam sambutannya, Dukuh Wonosobo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Padukuhan Wonosobo Bersholawat.

Disampaikan pula bahwa kegiatan bersholawat ini merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sebanyak tiga kali setiap tahun oleh LPMKal Sub Unit Padukuhan Wonosobo. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh empat kelompok hadroh dari Padukuhan Wonosobo, yaitu Khairunisa, Al Mubarok, Alma Fatih, dan Pek Bung Nur Al Hayya.
Penampilan keempat kelompok hadroh tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir. Lantunan sholawat dan musik hadroh menciptakan suasana religius sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif dalam kegiatan keagamaan dan melestarikan seni budaya Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, S.E., turut hadir sekaligus menjadi narasumber. Dalam penyampaiannya, Lurah Sardonoharjo mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Padukuhan Wonosobo Bersholawat yang secara rutin dilaksanakan oleh masyarakat melalui LPMKal Sub Unit Padukuhan Wonosobo.
Lurah menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kegiatan bersholawat juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, guyub rukun, dan kepedulian sosial antarwarga.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya bersama-sama melantunkan sholawat, tetapi juga mempererat persaudaraan dan membangun kepedulian di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang,” ungkap Lurah Sardonoharjo.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, S.E., juga memberikan santunan kepada anak yatim. Pemberian santunan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim di lingkungan masyarakat.
Santunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima serta menjadi pengingat pentingnya menumbuhkan semangat berbagi dan saling membantu di tengah kehidupan bermasyarakat.
Harjuno Wiwoho juga memberikan apresiasi kepada LPMKal Sub Unit Padukuhan Wonosobo, para kelompok hadroh, Dukuh Wonosobo, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan kelompok-kelompok hadroh di Padukuhan Wonosobo merupakan potensi masyarakat yang perlu terus didukung dan dikembangkan. Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang religius, berbudaya, dan memiliki semangat kebersamaan.
Kegiatan Padukuhan Wonosobo Bersholawat berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Masyarakat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias hingga selesai.
Melalui kegiatan rutin ini, Padukuhan Wonosobo diharapkan dapat terus menjaga tradisi kebersamaan, memperkuat kehidupan sosial-keagamaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata semangat masyarakat Sardonoharjo dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang agamis, berbudaya, sejahtera, dan dinamis.
