PERESMIAN GAPURA PADUKUHAN CANDIKARANG OLEH BUPATI SLEMAN

Oleh: Athala Rania

Didampingi oleh Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, S.E., Minggu (6/11) Bupati Sleman, Dra. Hj Kustini Sri Purnomo meresmikan gapura padukuhan Candikarang yang terletak di Jalan Candi–Pandanaran, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

Selain mengucapkan ndherek mangayubagyo (turut berhahagia), dalam sambutanya, Bupati Sleman menegaskan bahwa di wilayah padukuhan-padukuhan, khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, harus proaktif dalam pembangunan. Salah satunya yaitu pembangunan gapura yang merupakan simbol persatuan dan representatatif dari sebuah kehidupan masyarakat yang ada didalamnya.

“Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Minggu, tanggal 6 November 2022, gapura Padukuhan Candikarang secara resmi dibuka,” terangnya.

Bupati juga berharap agar keberadaan gapura ini juga dapat menjadi penanda sekaligus sarana yang memperlancar jalur yang dapat diakses masyarakat menuju sejumlah lokasi seperti Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dan sejumlah destinasi wisata yang ada di Kaliurang.

Sama halnya, dalam sambutannya Lurah Sardonoharjo menyebutkan bahwa gapura Padukuhan Candikarang banyak menyimpan nilai historis. Menjadi salah satu penanda menuju lokasi Pondok Pesantren Sunan Pandanaran dan Candikarang, keberadaannya dapat menjadi percontohan bagi padukuhan lainnya.

Gapura Padukuhan Candikarang diketahui sudah dibangun lebih dari 45 tahun yang lalu. Tidak dapat dipungkiri bahwa seiring berjalannya waktu, diperlukan renovasi untuk perbaikan dan mempercantik bangunan gapura. Selain itu, ketinggian gapura yang dirasa kurang memadai sehingga beberapa kali terjadi insiden kendaraan-kendaraan besar tersangkut atap gapura.

 Dukuh Candikarang, Harun Aroni, juga menyampaikan hal yang sama. Gapura merupakan simbol dan representasi kondisi masyarakat itu sendiri. Keberadaan gapura yang kuat dan kokoh, maka masyarakat yang ada didalamnya juga harus kuat dan kokoh.

“Semoga gapura ini menjadi ikon dan identitas padukuhan Candiakrang, dimana tahun depan (2023), Padukuhan Candiakrang akan merngadakan merti dusun untuk pertama kalinya yang diharapkan dapat menjadi embrio untuk menghidupkan potensi-potensi lainnya yang ada”, jelasnya.

Gatot Hariyanto, Selaku ketua pelaksanan pembangunan menyampaikan banyak terimaksiah kepada semua pihak yang sudah membantu baik moral maupun materi. Mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga ke acara peresmian. Prosesi renovasi gapuran berlangsung kurang lebih selama dua bulan, mulai 13 September hingga 6 November 2022.

Turut hadir dalam acara peresmian gapura tersebut Panewu dan Panewu Anem Kapanewon Ngaglik, perwakilan dari Polsek dan Koramil Ngaglik, perwakilan Pengurus Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, tokoh masyarakat Candikarang, warga setempat dan para donatur. Acara berjalan lancar dan meriah dengan diiringi penampilan kelompok kesenian hadrah ibu-ibu Padukuhan Candikarang dan badui Nurul Mustofa Candikarang

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *