Pandemi Covid-19 membuat beberapa agenda kegiatan Kalurahan menjadi tertunda. Setelah selesai agenda Pemilihan Lurah Sardonoharjo, selanjutnya dilaksanakan pengangkatan Pamong Kalurahan (Dukuh) untuk 3 Padukuhan yaitu Candi Karang, Wonosobo, dan Candi III. Tahapan pertama adalah pembentukan panitia yang dipilih dari perwakilan Pamong Kalurahan, BPKal, LPMKal, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat.
Selanjutnya panitia bekerja sama dengan Pihak Ke III dalam hal ini adalah Perguruan Tinggi yang terakreditasi institusi paling rendah B dan mempunyai kompetensi terkait materi ujian pengangkatan pamong kalurahan. Terkait dengan kerja sama yang dilakukan, Gatot Raditya selaku perwakilan STPMD APMD langsung menyampaikan dengan tegas bahwa mereka tidak akan menerima jika ada “titipan” calon bakal dukuh yang akan dijadikan dukuh terpilih nantinya.”Kita harus tetap selalu berintegritas dan jangan sampai ada dusta di antara kita, sandaran kita dalam bekerja adalah Tuhan Yang Maha Esa.”ujarnya mengawali sebelum kesepakatan kerja sama.
Tahapan selanjutnya dilaksanakan sosialisasi di Padukuhan Candi Karang yang bertempat di Balai RT01. Acara berjalan lancar dan dihadiri oleh seluruh perwakilan masyarakat dan hadir juga bakal calon dukuh Candi Karang. Gatot Hariyanto mewakili Lembaga Permberdayaan Masyarakat Candi Karang menyampaikan bahwa mereka akan memberikan pembekalan kepada para calon dukuh agar nantinya dapat lancar dalam melaksanakan ujian.
Hari berikutnya dilaksanakan sosialiasi di Padukuhan Candi III yang bertempat di rumah Bapak Suparno RT06. Peserta yang hadir didominasi warga yang sudah berusia lanjut dan belum nampak bakal calon dukuh. Selain memberikan informasi tentang tata tertib pengangkatan dukuh, panitia juga memberikan motivasi kepada seluruh warga agar dapat mempersiapkan generasi mudanya untuk menjadi pemimpin terbaik di padukuhannya. Padukuhan Wonosobo menjadi yang terakhir dalam agenda sosialisasi pengangkatan dukuh. Acara berjalan lancar, dihadiri oleh perwakilan masyarakat dan bakal calon dukuh. Warga tampak antusias menyambut pemimpin mereka yang baru sehingga aktif dalam diskusi tanya jawab seputar tahapan pengangkatan dukuh.
Pendaftaran bakal calon dukuh dilaksanakan selama 6 hari kerja bertempat di Balai Kalurahan Sardonoharjo. Selanjutnya panitia melakukan seleksi administrasi dan menetapkan calon yang lolos untuk mengikuti ujian selanjutnya. Pada acara Technical Meeting yang diadakan oleh panitia disampaikan kembali tentang mekanisme ujian oleh Pihak Ke 3 agar peserta dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin. Selain itu pada acara tersebut juga diumumkan nilai lokalitas dan nilai pengabdian masing-masing calon.
Seleksi/Ujian Dukuh dilaksanakan pada Kamis (23/12) dimulai pukul 08.00 di Balai Kalurahan. Dimulai dengan Tes Potensi Akademik, dilanjutkan dengan tes praktik komputer, praktik berpidato, presentasi, memimpin rapat, tes psikologi dan wawancara. Setelah semua ujian selesai dilaksanakan, dilanjutkan dengan pengkoreksian ujian yang dilakukan secara terbuka sehingga dapat disaksikan oleh seluruh warga masyarakat. Pada hari itu juga panitia langsung mengumumkan hasil seleksi/ujian kepada warga masyarakat agar tidak terdapat potensi kecurangan.
Pengumuman hasil ujian dilaksanakan pada pukul 19.30 oleh Gatot Raditya selaku ketua tim penguji. Disaksikan oleh puluhan warga yang hadir menjadi saksi, terpilihlah 3 pemimpin baru yang telah lulus ujian dan mendapatkan nilai tertinggi dalam setiap Padukuhan. Harun Aroni dengan nilai 93,845 terpilih menjadi Dukuh Candi Karang, M Nur Setyo Subekti dengan nilai 89,652 terpilih menjadi Dukuh Wonosobo, dan Irvan Nurrohman Wildan dengan nilai 80,694 terpilih menjadi Dukuh Candi III. Selanjutnya akan diadakan acara pelantikan Dukuh pada tanggal 5 Januari 2022.
