Sardonoharjo (22/01), Sebagai bentuk transparansi publik terkait dengan pengelolaan anggaran kepada masyarakat, Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo berkomitmen untuk memberikan informasi terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) Tahun Anggaran 2025. Publikasi dilakukan melalui website, media sosial Kalurahan, media elektronik maupun media cetak (Warta Sardonoharjo dan pemasangan baliho APBKal) sehingga dapat diakses oleh warga masyarakat. Untuk pemasangan baliho Infografis APBKal. akan dilakukan di 21 titik lokasi strategis di wilayah Padukuhan se-Kalurahan Sardonoharjo.
Publikasi APBKal ini bertujuan untuk mewujudkan tingkat transparansi dalam pengelolaan keuangan dan memberikan akses yang lebih mudah dan terbuka kepada warga terkait alokasi dan penggunaan anggaran Kalurahan. Tidak hanya sebagai bentuk transparansi, infografis APBKal juga sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap kebijakan keuangan daerah. Dengan memahami alokasi anggaran, diharapkan warga dapat terlibat lebih aktif dalam proses pengawasan, menciptakan hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan di Kalurahan Sardonoharjo. Publikasi ini juga menjadi wujud dari pemenuhan hak informasi publik warga, memberikan pemahaman yang lebih baik terkait program dan kegiatan yang direncanakan oleh Pemerintah Kalurahan.
Terdapat 7 sektor pendapatan yang direncanakan pada tahun anggaran 2025 ini, yaitu Pendapatan Asli Desa (PAD), Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Bagi Hasil Pajak/Retribusi Daerah, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten, Bantuan Keuangan Provinsi yang termasuk juga Dana Keistimewaan dari Provinsi DIY, serta Pendapatan Lain-lain. Sedangkan pada sektor belanja ada 5 bidang berdasarkan kewenangan yaitu Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, Bidang Pembinaaan Kemasyarakatan, Bidang Pemberdayaan Masyarakat, serta Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat dan Mendesak.
Sesuai data infografis APBKal yang resmi dilansir Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo tahun 2025, bahwa Pendapatan Kalurahan diperkirakan sebesar Rp 6.953.503.659,- (enam milyar Sembilan ratus lima puluh tiga juta lima ratus tiga ribu enam ratus lima puluh Sembilan rupiah). Adapun perkiraan pendapatan Kalurahan adalah sebagai berikut : Pendapatan Asli Desa/Kalurahan (PAD) sebesar Rp 825.400.000,- (delapan ratus dua puluh lima juta empat ratus ribu rupiah), Dana Desa (DD) sebesar Rp 1.998.531.000,- (satu milyar Sembilan ratus Sembilan puluh delapan juta lima ratus tiga puluh satu ribu rupiah), Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah sebesar Rp 1.176.616.361,- (satu milyar seratus tujuh puluh enam juta enam ratus enam belas ribu tiga ratus enam puluh satu rupiah), Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 1.784.956.298,- (satu milyar tujuh ratus delapan puluh empat juta Sembilan ratus lima puluh enam ribu dua ratus sembilan puluh delapan rupiah), Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) sebesar Rp 650.000.000,-(enam ratus lima puluh juta rupiah), Bantuan Keuangan Provinsi (danais) sebesar Rp 470.000.000,- (empat ratus tujuh puluh juta rupiah), serta Pendapatan lain-lain sebesar Rp 48.000.000,- (empat puluh delapan juta rupiah).
Sedangkan untuk alokasi Belanja, Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo memperkirakan total belanja di tahun 2025 sebesar Rp 7.541.798.387,32,- (tujuh milyar lima ratus empat puluh satu juta tujuh ratus sembilan puluh delapan ribu tiga ratus delapan puluh tujuh koma tiga puluh dua rupiah). Untuk perincian belanja per bidangnya adalah sebagai berikut : Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Kalurahan sebesar Rp 3.376.028.387,32 (tiga milyar tiga ratus tujuh puluh enam juta dua puluh delapan ribu tiga ratus delapan puluh tujuh koma tiga puluh dua rupiah) dan jika diprosentase sebesar 45%, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan sebesar Rp 2.358.692.500,- (dua milyar tiga ratus lima puluh delapan juta enam ratus sembilan puluh dua ribu lima ratus rupiah) dan jika diprosentase sebesar 31%, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan sebesar Rp 723.539.500,- (tujuh ratus dua puluh tiga juta lima ratus tiga puluh sembilan ribu lima ratus rupiah) dan jika diprosentase sebesar 10%, Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp 844.923.000,- (delapan ratus empat puluh empat juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu rupiah) dan jika diprosentase sebesar 11 %, dan Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat dan Keadaan Mendesak sebesar Rp 238.615.000,- (dua ratus tiga puluh delapan juta enam ratus lima belas ribu rupiah) dan jika diprosentase sebesar Rp 3 %. Selain informasi Pendapatan dan Belanja Kalurahan, pada infografis APBKal. juga memberikan informasi penggunaan Dana Desa dan belanja per-sub bidang masing-masing serta informasi terkait dengan pembiayaan yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan yang berasal dari Silpa tahun 2024 sebesar Rp 655.573.006,-(enam ratus lima puluh lima juta lima ratus tujuh puluh tiga ribu enam rupiah) serta Pengeluaran Pembiayaan untuk penyertaan modal sebesar Rp 65.000.000,-(enam puluh lima juta rupiah).

